Tuna Daksa Tak Jadi Halangan Untuk Lihai Breakdance

Malang - Arif Setyo Budi, seorang b-boy yang mungkin harus di beri aplous dari para rekan-rekan B-Boynya, untuk seorang hanya memiliki satu kaki dalam melalui sisa hidupnya. Kecelakaan yang mengharuskannya mengikhlaskan kaki kanannya yang harus diamputasi hingga batas paha atas.

Arif Setyo Budi, salah satu penyandang tuna daksa yang menekuni b-boy 


11 Setember 2007, dimana saat itu dia harus kehilangan kaki kanannya dalam kecelakaan kerja di salah satu pabrik plastik di Sidoarjo, karena kakinya terpotong mesin plastik. Arif mungkin adalah seorang remaja yang harus kehilangan kaki kanannya, namun dalam dirinya terdapat prinsip “Aku mungkin berbeda, namun aku bisa seperti mereka yang tidak seperti ku saat ini”. Meski hanya dengan satu kaki, tak menghalanginya untuk menekuni hobinya yang sudah sekitar tujuh tahun. B-boy, inilah yang kini di tekuni, antraksi jungkir balik yang selalu membuat beberapa dari kita kagum jika melihatnya. Dengan salah satu komunitas untuk para breakers di Kota Malang inilah, Arif Setyo Budi bisa dengan PD nya melakukan gerakan-gerakan yang lihai diatas lantai. 

Negeri Gingseng dan Seorang Raf


Aku menceritakan ini di awal cerita, kali ini adalah tahap akhir dari keberadaanku di Negeri Gingseng. Tahap ini yang menentukan seberapa hebat aku -Rafsanjaya Mahaputra- bercakap didepan banyak orang. Hasil karya pemuda Indonesia di pertaruhkan disini, dan aku adalah  satu diantara dua anak yag dikirim ke negeri gingseng ini. Aku selalu menuturkan ini kepada diriku sendiri, 'Lakukanlah yang terbaik' dan kini aku telah melakukan itu untuk tugasku kali ini. Dan aku selalu mengatakan itu kepada semua karyawanku hingga saat  ini.

Secangkir Hazelnut Darinya :)


Cafe di sebelah jalan itu membuatku ingin berteriak,
aku tengah membendung rasa yang bergejolak
lekuk bibir itu, yang membuatku semakin mengaguminya
semakin menggilai dirinya yang sangat berbeda denganku

PUTUS!

Tangannya masih digegam sang kekasih, ditatapnya mata sang kekasih dengan penuh tanda tanya. Apa yang kini ia pikirkan adalah sesuatu yang tak pernah dia pikirkan sejak awalnya mengenal sang kekasih. Pikirannya tengah mengarah ke masa dimana semuanya terasa sangat indah dan terasa membuatnya terbang. Namun apa yang kini ia rasakan tak seindah seperti awalnya. 

PUTUS! 

Satu kata yang mungkin tak ingin dia dengar saat ini. Di hari yang menurutnya sangat bahagia untuknya dan keluarganya, ulang tahun pernikahan orang tuanya. Disaat dia ingin memperkenalkan sang kekasih kepada semua keluarganya. Memperlihatkan pada sang ayah siapakah yang hendak menjadi imamnya di hari kelak, namun semua itu tak lagi aa dalam pikirannya. 

Aku Harap Semua Ini Bertahan Lama


Aku tak mengerti , mengapa aku menulis semua ini
Sepertinya aku mulai merasakan rasa takut kehilangan mu teman
Pena dan kertas ini seolah menjadi saksi kegelisahanku
Apakah gerangan merasakan selayaknya apa yang aku rasakan?

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Pengikut